HomeMarket NewsMinyak Dunia Terguncang: Harapan Damai Iran dan Tekanan Tarif Picu Arah Baru Harga Energi

Harga minyak mentah dunia kembali bergerak melemah setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam enam bulan terakhir. Kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) crude oil turun di bawah USD66 per barel pada awal pekan, dipengaruhi optimisme pasar terhadap peluang tercapainya kesepakatan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Menteri luar negeri Iran bahkan menyebut solusi diplomatik yang saling menguntungkan sudah di depan mata, dengan rencana pertemuan lanjutan di Jenewa bersama utusan AS. Perkembangan ini mengurangi premi risiko geopolitik yang sebelumnya mendorong kenaikan harga minyak.

Selain harapan tercapainya kesepakatan, laporan juga menunjukkan bahwa potensi serangan militer AS terhadap Iran kemungkinan terbatas pada target tertentu, sehingga risiko gangguan pasokan global dinilai lebih kecil. Meski demikian, pelaku pasar tetap waspada terhadap kemungkinan gangguan lalu lintas di Selat Hormuz, jalur penting bagi distribusi minyak dunia. Kawasan ini diketahui menyalurkan sebagian besar ekspor energi dari Timur Tengah, sehingga setiap ketegangan di wilayah tersebut dapat memicu volatilitas harga minyak secara signifikan.

Sentimen negatif lainnya datang dari kebijakan perdagangan global. Presiden Donald Trump berencana menaikkan tarif impor hingga 15% setelah Mahkamah Agung menolak skema tarif sebelumnya. Kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi global dan berpotensi menekan permintaan energi ke depan. Kombinasi faktor geopolitik yang mereda dan risiko perlambatan ekonomi membuat prospek harga minyak cenderung melemah dalam jangka pendek, sekaligus meningkatkan ketidakpastian pasar energi global.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan US Oil (WTI) timeframe 30 menit menunjukkan tekanan turun setelah gagal menembus zona supply 66.40 – 66.67. Struktur mulai melemah dengan sinyal perubahan karakter, sehingga peluang koreksi masih dominan selama harga bertahan di bawah resistance tersebut, dengan target penurunan ke area 65.71 hingga 65.41.

Jika pelemahan berlanjut, harga berpotensi menguji demand di sekitar 65.07 dan membuka ruang turun ke 64.63. Namun, jika mampu kembali naik dan menembus 66.19, momentum bullish dapat kembali terbentuk dan mendorong harga menuju 66.67.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze