Harga minyak mentah WTI melonjak ke kisaran USD 71,6 per barel pada Selasa (03/03) setelah sebelumnya reli sekitar 6 persen. Kenaikan tajam ini dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama kekhawatiran pasar terhadap potensi penutupan penuh Selat Hormuz. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa negaranya akan melakukan “apa pun yang diperlukan” terkait konflik dengan Iran, memicu spekulasi bahwa perang dapat berlangsung lebih lama dari perkiraan.
Laporan dari pejabat senior Washington menyebutkan bahwa Amerika tengah menyiapkan eskalasi besar dalam 24 jam ke depan dengan menyasar fasilitas produksi rudal, drone, serta aset angkatan laut Teheran. Di sisi lain, pejabat tinggi Iran memperingatkan bahwa kapal yang mencoba melintasi Strait of Hormuz berpotensi menjadi target serangan. Jalur strategis ini menyumbang hampir seperlima pengiriman minyak global, sehingga gangguan sekecil apa pun langsung memicu lonjakan volatilitas di pasar energi dunia.
Arus tanker di Selat Hormuz dilaporkan terhenti akibat risiko keamanan yang meningkat drastis. Situasi semakin diperparah setelah Saudi Aramco menghentikan sementara operasional kilang Ras Tanura fasilitas terbesar di kerajaan tersebut usai serangan drone menghantam area produksi. Kombinasi gangguan pasokan dan ancaman konflik regional berskala luas memperkuat sentimen bullish, mendorong harga minyak tetap bertahan di level tinggi dalam jangka pendek.
OPINI ANALIS TRAZE
WTI Oil Spot pada timeframe satu jam masih bergerak dalam tren naik setelah breakout kuat dari fase konsolidasi. Struktur higher low dan higher high menunjukkan buyer tetap dominan, dengan area 71,5 – 71,0 menjadi zona pullback ideal selama harga bertahan di atas support dan garis tren naik. Level 69,1 menjadi batas invalidasi jika tekanan jual meningkat.
Selama momentum terjaga, harga berpeluang menguji resistance 74,1 lalu melanjutkan kenaikan ke kisaran 75,5 – 77,0. Bias jangka pendek tetap bullish, namun koreksi terbatas tetap wajar sebelum melanjutkan penguatan.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.