Harga minyak WTI kembali menguat di atas $91 per barel pada Selasa (24/03), setelah sempat tertekan tajam di sesi sebelumnya. Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, setelah Iran membantah klaim Presiden Donald Trump terkait adanya negosiasi untuk mengakhiri konflik. Pernyataan tersebut dianggap sebagai upaya memengaruhi pasar, sementara serangan terhadap target AS terus berlanjut dan Israel tetap melancarkan aksi militernya.
Sebelumnya, harga minyak sempat anjlok sekitar 10% setelah penundaan rencana serangan AS terhadap infrastruktur energi Iran. Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk meredam lonjakan harga, dengan harapan tercapainya kesepakatan yang dapat menekan pasar energi. Namun, ketidakpastian arah diplomasi membuat pelaku pasar tetap berhati-hati dalam mengambil posisi.
Di sisi lain, gangguan pada Selat Hormuz menjadi faktor utama yang menopang harga minyak. Jalur vital yang mengalirkan sekitar seperlima pasokan global tersebut kini terhambat, memaksa produsen di Timur Tengah mengurangi output secara signifikan. Kondisi ini memperketat pasokan dan menjaga tekanan kenaikan harga tetap tinggi di tengah situasi yang belum stabil.
OPINI ANALIS TRAZE

Harga minyak WTI menunjukkan tanda pemulihan setelah penurunan tajam yang membentuk struktur bearish kuat. Terlihat adanya change of character (ChoCH) di area bawah yang mengindikasikan potensi pembalikan arah jangka pendek. Saat ini harga bergerak naik mendekati area retracement Fibonacci 0.0 di sekitar 91.300, yang menjadi resistance awal dan penentu kelanjutan momentum bullish.
Jika mampu bertahan di atas area support terdekat dan menembus resistance tersebut, peluang kenaikan terbuka menuju target berikutnya di kisaran 93 hingga 97. Namun, skenario ini bisa batal jika harga kembali melemah dan menembus area invalidasi di sekitar 84.900, yang berpotensi membawa harga menguji ulang titik rendah sebelumnya. Untuk saat ini, pergerakan masih berada dalam fase pemulihan dengan konfirmasi lanjutan sangat dibutuhkan.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.