Harga Perak bertahan di atas $88 per ounce pada Rabu (11/03) setelah mencatat kenaikan selama tiga sesi berturut-turut. Penguatan ini didorong oleh kekhawatiran pasar terhadap konflik yang semakin tidak menentu di Timur Tengah. Ketegangan geopolitik membuat investor kembali melirik logam mulia sebagai aset lindung nilai di tengah meningkatnya risiko global.
Operasi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran kini memasuki hari ke-12. Pentagon melaporkan bahwa serangan terbaru menjadi yang paling intens sejauh ini dan menegaskan operasi akan berlanjut hingga Iran dianggap tidak lagi menjadi ancaman. Pernyataan tersebut berbeda dengan komentar sebelumnya dari Donald Trump yang sempat menyiratkan bahwa konflik berpotensi berakhir dalam waktu dekat.
Di sisi lain, pasar energi mendapat tekanan setelah International Energy Agency mengusulkan pelepasan cadangan minyak terbesar dalam sejarah guna menstabilkan harga global. Meski demikian, pemangkasan produksi oleh sejumlah negara Timur Tengah tetap menimbulkan kekhawatiran pasokan, terutama karena jalur penting di Strait of Hormuz masih praktis tertutup. Investor kini menantikan rilis data inflasi Amerika Serikat yang diharapkan memberikan gambaran terbaru mengenai arah tekanan harga di ekonomi terbesar dunia.
OPINI ANALIS TRAZE

Analisis teknikal pada XAGUSD timeframe 1 jam menunjukkan harga perak masih bergerak dalam fase konsolidasi setelah reli kuat sebelumnya. Saat ini pergerakan berada di dalam pola channel menurun kecil yang menandakan tekanan jual jangka pendek, namun struktur tren yang lebih besar masih cenderung bullish. Area sekitar 86,8 – 87 menjadi level support penting yang berfungsi sebagai batas pertahanan pembeli.
Selama harga mampu bertahan di atas zona support tersebut, peluang rebound tetap terbuka dengan potensi pengujian kembali area resistance di sekitar 90 yang ditandai sebagai weak high. Jika terjadi pantulan kuat, momentum kenaikan bisa kembali terbentuk. Sebaliknya, apabila tekanan jual mendorong harga menembus support, perak berpotensi melanjutkan koreksi menuju area permintaan berikutnya di sekitar 83 sebelum menemukan keseimbangan baru di pasar.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.