Harga minyak WTI melesat mendekati USD 65 per barel pada perdagangan Kamis (12/02), melanjutkan penguatan sebelumnya dan bergerak di sekitar level tertinggi dalam hampir lima bulan. Sentimen pasar masih didominasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Meski Presiden Donald Trump menyampaikan keinginan mencapai kesepakatan dengan Teheran usai pertemuan kawasan bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, pelaku pasar tetap mencermati potensi eskalasi militer yang bisa mengganggu pasokan global.
Kekhawatiran terhadap risiko suplai menjadi penopang utama pergerakan minyak mentah. Namun, ruang kenaikan tertahan setelah laporan EIA menunjukkan persediaan minyak AS melonjak 8,5 juta barel pekan lalu, tertinggi sejak akhir Juni. Lonjakan stok ini memicu spekulasi bahwa permintaan domestik belum cukup kuat untuk menyerap peningkatan produksi.
Di sisi lain, OPEC mempertahankan proyeksi pertumbuhan permintaan global tahun 2026 dan 2027 masing-masing sebesar 1,38 juta barel per hari dan 1,34 juta barel per hari, tanpa perubahan pada outlook pasokan non-OPEC. Pasar kini menanti laporan bulanan IEA yang berpotensi kembali menyoroti kemungkinan surplus global, faktor yang dapat memengaruhi arah harga minyak dalam jangka pendek.
OPINI ANALIS TRAZE

Secara teknikal, harga minyak WTI pada timeframe satu jam masih bergerak dalam struktur bullish setelah membentuk rangkaian higher low dan breakout area konsolidasi sebelumnya. Harga kini berada di sekitar level Fibonacci 38,2%–50% dengan pantulan dari demand zone yang terlihat kuat. Selama bertahan di atas area support tersebut, peluang melanjutkan kenaikan menuju supply zone di kisaran atas tetap terbuka, dengan potensi uji ulang area puncak terbaru.
Namun, tekanan jual mulai muncul saat harga mendekati zona suplai yang sebelumnya memicu penolakan. Jika terjadi rejection kuat di area ini, risiko koreksi menuju support terdekat kembali meningkat. Skenario bullish tetap dominan selama tidak terjadi penembusan di bawah invalidasi support, sementara breakout bersih di atas supply zone dapat membuka ruang kenaikan lanjutan dalam jangka pendek.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.