Harga perak melonjak lebih dari 1% ke atas $54 per ons pada Kamis (13/11), mendekati rekor tertingginya bulan lalu. Kenaikan ini menandai penguatan sekitar 12% sepanjang pekan, didorong oleh meningkatnya minat investor terhadap logam mulia sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global dan prospek ekonomi yang melambat.
Ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve turut memperkuat permintaan perak, terutama setelah data pasar tenaga kerja AS menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Kondisi ini membuat investor beralih ke aset yang dianggap lebih aman, seperti emas dan perak, untuk melindungi nilai portofolio mereka dari tekanan inflasi dan volatilitas ekonomi.
Selain itu, faktor pasokan turut menambah dorongan kenaikan harga. Permintaan dari India meningkat seiring musim pernikahan, sementara kekhawatiran atas potensi tarif AS terhadap impor perak memperketat pasokan global. Penambahan perak dalam daftar “mineral kritis” oleh Departemen Dalam Negeri AS juga menegaskan pentingnya logam ini bagi ekonomi dan keamanan nasional, membuka peluang bagi kebijakan perdagangan yang lebih ketat di masa depan.
XAGUSD – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE
Pergerakan harga XAGUSD terus menguat di atas $54 per ons dan mendekati rekor tertingginya. Struktur harga masih menunjukkan tren naik dengan pola Higher High dan Higher Low, menandakan dorongan beli masih dominan. Selama harga bertahan di atas $52, peluang menuju area $56–$60 tetap terbuka.
Potensi koreksi jangka pendek bisa muncul setelah menyentuh area Weak High. Jika harga turun ke zona $52–$51 dan muncul reaksi beli, momentum kenaikan kemungkinan berlanjut. Level ini menjadi titik penting bagi trader untuk mencari peluang buy on dip.
Sementara itu, area $48–$47 menjadi zona akumulasi utama sekaligus batas bawah tren bullish. Batasi risiko pembelian di bawah area support ini untuk menjaga posisi tetap aman dari potensi pembalikan arah.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.