HomeMarket NewsHarga Minyak Tertekan Saat Diplomasi Menguat dan Pasokan Melimpah

WTI crude oil kembali mendapat tekanan jual dan sempat turun di bawah level US$62 per barel, mengikuti penurunan tajam yang menjadi koreksi terbesar dalam enam bulan terakhir. Pelemahan ini dipicu oleh meredanya ketegangan geopolitik setelah Amerika Serikat dan Iran menunjukkan sinyal pembicaraan kembali yang dapat mengurangi risiko gangguan pasokan dari Timur Tengah, sehingga risk premium di pasar minyak ikut menyusut. OPEC+ juga menegaskan akan mempertahankan volume produksi pada bulan Maret, yang mendukung kondisi pasokan yang longgar di tengah permintaan global yang kurang kuat saat ini.

Selain faktor diplomasi, kebijakan perdagangan turut memainkan peran penting dalam dinamika harga. Pernyataan mengenai pengurangan tarif terhadap barang-barang India dan komitmen negara tersebut untuk mengurangi pembelian minyak dari Rusia memperkuat sentimen pasar terhadap suplai yang lebih stabil, sementara hal ini melemahkan tekanan harga lebih lanjut. Dalam konteks yang lebih luas, pasar kini terus menimbang berbagai variabel geopolitik, kebijakan energi dan laporan persediaan minyak global untuk menentukan arah pergerakan crude, yang diperkirakan akan tetap volatil dalam jangka pendek.

OPINI ANALIS TRAZE

Grafik USOIL timeframe 30 menit memperlihatkan harga WTI berada dalam tekanan setelah gagal mempertahankan area resistance 63.50. Penolakan kuat di zona tersebut memicu penurunan cepat hingga kembali ke kisaran 61.70, yang kini menjadi titik krusial jangka pendek. Struktur harga membentuk pola konsolidasi menurun dengan garis tren turun yang membatasi pergerakan, menandakan dominasi penjual masih cukup besar selama harga bergerak di bawah area tersebut.

Dari sisi teknikal, reaksi harga di sekitar level Fibonacci 23,6% hingga 38,2% menunjukkan upaya pantulan yang lemah. Jika WTI menembus 61.17, tekanan berpotensi berlanjut menuju 60.50 bahkan 59.70 sebagai target berikutnya. Sebaliknya, pemulihan baru akan terlihat apabila harga mampu kembali menembus dan bertahan di atas 62.60, yang dapat membuka peluang kenaikan menuju 63.50 kembali.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze