HomeMarket NewsHarga Minyak Menguat, Risiko Pasokan Beradu dengan Ancaman Oversupply

Harga minyak WTI bergerak naik mendekati area $61 per barel pada Kamis (22/01), melanjutkan penguatan untuk sesi keempat berturut-turut. Kenaikan ini didorong meredanya ketegangan geopolitik setelah Presiden AS Donald Trump menunda penerapan tarif terhadap Eropa dan menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan militer, sehingga risiko penurunan permintaan energi dinilai berkurang.

Dari sisi pasokan, sentimen pasar turut ditopang gangguan produksi di Kazakhstan akibat status force majeure, yang berpotensi membuat dua ladang minyak utama berhenti beroperasi lebih lama. Sinyal lemahnya ekspor Venezuela juga mencerminkan pemulihan produksi yang masih lambat, menjaga kekhawatiran terhadap ketersediaan pasokan dalam jangka pendek.

Meski demikian, potensi kenaikan harga dibatasi oleh kekhawatiran kelebihan pasokan global. Badan Energi Internasional menegaskan suplai minyak dunia diperkirakan tetap melampaui permintaan tahun ini, meskipun proyeksi pertumbuhan konsumsi sedikit dinaikkan. Tekanan tambahan datang dari data industri yang menunjukkan stok minyak mentah AS meningkat sekitar tiga juta barel pada pekan lalu.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan USOIL pada timeframe H4 menunjukkan fase pemulihan setelah harga memantul dari area demand kuat di sekitar support bawah. Struktur pasar mulai membaik dengan terbentuknya rangkaian higher low, mengindikasikan minat beli kembali muncul pasca koreksi tajam. Selama harga mampu bertahan di atas zona support tersebut, peluang penguatan lanjutan tetap terbuka menuju area tengah konsolidasi.

Di sisi atas, zona resistance dekat puncak sebelumnya menjadi tantangan utama bagi kenaikan. Reaksi harga di area Fibonacci retracement 61,8% hingga 78,6% akan menjadi penentu kelanjutan tren. Jika mampu ditembus secara konsisten, potensi kenaikan menuju area supply selanjutnya semakin besar, sementara kegagalan bertahan berisiko memicu tekanan jual ulang dalam jangka pendek.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze