Harga emas melemah ke kisaran USD 4.440 per ons pada Kamis (08/01), melanjutkan penurunan dari sesi sebelumnya seiring pelaku pasar mencermati data ekonomi Amerika Serikat yang beragam. Penurunan tajam pada jumlah lowongan kerja November mengindikasikan perlambatan permintaan tenaga kerja, sementara pertumbuhan payroll swasta Desember tercatat lebih rendah dari ekspektasi, menambah tekanan pada logam mulia.
Di sisi lain, laporan ISM menunjukkan aktivitas sektor jasa AS tumbuh lebih kuat dari perkiraan, sehingga menahan pelemahan emas lebih dalam. Fokus investor kini tertuju pada rilis data nonfarm payrolls Jumat mendatang yang dinilai krusial untuk membaca arah kebijakan bank sentral, dengan pasar saat ini memperhitungkan dua kali pemangkasan suku bunga sepanjang tahun.
Sentimen geopolitik turut memengaruhi pergerakan emas setelah Washington memaparkan rencana penguasaan jangka panjang atas penjualan minyak mentah Venezuela serta penyitaan tambahan kapal tanker terkait negara tersebut. Gedung Putih juga mengonfirmasi pembahasan akuisisi Greenland, termasuk potensi keterlibatan militer, sementara Bank Sentral China memperpanjang aksi pembelian emasnya hingga bulan ke-14 berturut-turut pada Desember.
OPINI ANALIS TRAZE
Secara teknikal, XAUUSD terlihat bergerak dalam saluran turun (descending channel) setelah gagal bertahan di area puncak sebelumnya. Harga saat ini berada di sekitar zona Fibonacci 0% – 23,6%, yang menjadi area krusial bagi arah lanjutan. Struktur pasar menunjukkan Break of Structure (BOS) ke bawah, menandakan dominasi seller masih kuat, sementara beberapa kali pantulan hanya membentuk lower high yang memperkuat bias bearish jangka pendek.
Apabila tekanan jual berlanjut, emas berpotensi menguji area demand kuat di kisaran 4.405 – 4.385, yang sejalan dengan retracement Fibonacci 61,8%. Zona ini menjadi kunci apakah harga mampu memantul atau justru melanjutkan penurunan lebih dalam. Sebaliknya, jika terjadi rebound, resistance terdekat berada di area 4.455 – 4.470, dan selama level tersebut belum ditembus, tren turun masih dinilai valid.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.