Harga emas melonjak hampir 2% sehari sebelumnya, didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed bulan depan. Sinyal dovish dari para pejabat bank sentral memperkuat pandangan pasar bahwa kebijakan moneter akan segera dilonggarkan.
Gubernur The Fed Christopher Waller kembali menegaskan dukungannya terhadap penurunan suku bunga Desember karena lemahnya pasar tenaga kerja AS. Pernyataan serupa datang dari Presiden The Fed New York John Williams yang melihat peluang pemangkasan dalam waktu dekat. Probabilitas pasar terhadap penurunan 25 bps kini melonjak menjadi 81% dari sekitar 40% pada pekan lalu.

Fokus investor kini tertuju pada rilis data penjualan ritel dan PPI September yang akan dirilis hari ini, serta klaim pengangguran mingguan pada Rabu. Serangkaian data ini akan menjadi kunci untuk menilai kesehatan ekonomi AS dan arah kebijakan The Fed selanjutnya, yang sekaligus menentukan pergerakan harga emas ke depan.
XAUUSD – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE
Harga emas pada timeframe 1 jam tetap bergerak naik setelah menembus struktur penting dan mencapai level $4.132. Kenaikan ini menunjukkan dominasi buyer yang terus mendorong harga keluar dari pola turun sebelumnya.
Jika terjadi koreksi, area demand $4.026–$4.049 menjadi zona pantauan utama karena didukung level Fibonacci yang kuat. Selama area ini tidak ditembus, peluang kenaikan masih sangat terbuka.
Target terdekat berada di area supply $4.169–$4.216, yang bisa menjadi hambatan sebelum harga melanjutkan tren naik. Secara keseluruhan, bias tetap bullish selama struktur harga bertahan di atas area demand.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.