Harga emas melonjak lebih dari 1% hingga menembus level USD 4.570 per ons pada awal pekan (12/01), mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Kenaikan ini didorong meningkatnya ketegangan geopolitik global serta kekhawatiran pasar terhadap independensi Federal Reserve, faktor yang memperkuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian.
Dari Timur Tengah, situasi Iran menjadi sorotan setelah Ketua Parlemen Iran memperingatkan Amerika Serikat dan Israel agar tidak melakukan intervensi, menyusul ancaman serangan dari Presiden Donald Trump. Ketegangan tersebut muncul di tengah gelombang protes besar di Iran yang dilaporkan telah menewaskan ratusan orang, sehingga memicu sentimen risk-off di pasar keuangan internasional.
Di sisi lain, tekanan politik terhadap bank sentral AS turut memberi dorongan pada harga emas. Ketua The Fed Jerome Powell mengungkap adanya panggilan hukum dari Departemen Kehakiman, sementara data tenaga kerja AS terbaru menunjukkan perlambatan pertumbuhan pekerjaan, membuka peluang penurunan suku bunga lanjutan. Investor kini menantikan rilis data inflasi AS pekan ini sebagai petunjuk arah kebijakan moneter berikutnya, sembari mencermati perkembangan keputusan Mahkamah Agung terkait tarif Trump.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD menunjukkan struktur bullish yang masih terjaga pada timeframe satu jam, ditandai dengan rangkaian Break of Structure (BOS) yang konsisten ke atas. Harga berhasil bertahan di atas area demand utama sekaligus zona Fibonacci retracement penting, menandakan minat beli tetap dominan. Selama area support ini tidak ditembus, tren naik emas cenderung berlanjut dengan momentum yang relatif sehat.
Dari sisi teknikal, potensi kenaikan berikutnya mengarah ke area resistance atas yang menjadi target reaksi harga selanjutnya. Pola higher low yang terbentuk memperkuat skenario kelanjutan tren, sementara koreksi jangka pendek masih dianggap wajar sebagai bagian dari fase akumulasi. Fokus pelaku pasar kini tertuju pada validasi penembusan area atas untuk mengonfirmasi kelanjutan reli emas dalam waktu dekat.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.