Harga emas dunia melemah tajam sekitar 2% hingga turun di bawah $4.700 per ons pada awal pekan (13/04). Penurunan ini terjadi setelah reli sebelumnya terhenti akibat meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Rencana pemblokiran Selat Hormuz oleh AS, menyusul gagalnya perundingan akhir pekan, memicu kekhawatiran akan krisis energi global yang lebih luas dan menekan minat investor terhadap aset safe haven seperti emas.
Kebijakan pembatasan tersebut akan diberlakukan pada kapal yang keluar-masuk pelabuhan Iran mulai pukul 10 pagi waktu setempat. Negosiasi yang berlangsung di Pakistan tidak menghasilkan kesepakatan, di mana AS menuding Iran tetap melanjutkan ambisi nuklirnya. Sementara itu, Iran dikabarkan mengajukan sejumlah tuntutan, termasuk kendali atas jalur strategis tersebut, kompensasi perang, gencatan senjata regional, serta akses terhadap aset luar negeri yang dibekukan.
Penutupan jalur pelayaran vital ini mendorong lonjakan harga energi dan meningkatkan tekanan inflasi global. Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral akan menunda penurunan suku bunga, bahkan berpotensi memperketat kebijakan moneter. Dampaknya, daya tarik emas sebagai lindung nilai berkurang, tercermin dari penurunan lebih dari 10% sejak konflik memanas, sekaligus mencerminkan pergeseran sentimen pasar ke arah yang lebih berhati-hati.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD pada timeframe 1 jam menunjukkan harga masih berada dalam fase konsolidasi setelah gagal menembus area supply di sekitar 4.790 – 4.800. Tekanan jual terlihat muncul setiap kali mendekati zona tersebut, mengindikasikan dominasi seller masih kuat dalam jangka pendek. Struktur pasar membentuk lower high, sementara area 4.740 menjadi support minor yang sedang diuji. Selama harga belum mampu kembali menembus resistance terdekat, potensi pelemahan lanjutan tetap terbuka.
Di sisi lain, terdapat peluang rebound jika harga mampu bertahan di area demand sekitar 4.660 – 4.685 yang menjadi zona beli potensial. Reaksi bullish dari area ini dapat mendorong kenaikan menuju target bertahap di kisaran 4.760 hingga 4.790. Namun, jika support tersebut ditembus, maka struktur akan berubah menjadi bearish lebih dalam dengan risiko penurunan ke level yang lebih rendah. Strategi terbaik saat ini adalah menunggu konfirmasi di area kunci untuk menghindari sinyal palsu di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.