Harga emas berpotensi koreksi ke kisaran $4.313 per ons pada Kamis (18/12), namun tetap bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa yang tercapai pada Oktober. Daya tarik logam mulia ini masih terjaga oleh ekspektasi lanjutan pemangkasan suku bunga The Fed, seiring meningkatnya keyakinan pasar bahwa kebijakan moneter AS akan bergerak lebih longgar dalam beberapa bulan ke depan.
Dukungan tambahan datang dari pernyataan Gubernur The Fed Christopher Waller, yang membuka peluang penurunan suku bunga lebih lanjut dengan pendekatan hati-hati. Sinyal perlambatan ekonomi AS juga semakin jelas, tercermin dari tingkat pengangguran yang naik ke level tertinggi dalam empat tahun, sementara pertumbuhan lapangan kerja November belum mampu menutup perlambatan bulan sebelumnya. Fokus pelaku pasar kini tertuju pada rilis data inflasi CPI yang tertunda dan dijadwalkan terbit malam ini.
Di sisi lain, ketegangan geopolitik turut menopang harga emas sebagai aset lindung nilai. Amerika Serikat menghentikan seluruh pengiriman minyak Venezuela yang terkena sanksi menyusul penyitaan tanker dan pengerahan militer, sementara konflik Ukraina kembali memanas setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan tuntutan wilayahnya. Kombinasi risiko global dan ketidakpastian ekonomi ini menjaga prospek emas tetap kuat meski terjadi koreksi jangka pendek.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAU/USD saat ini bergerak konsolidatif di area 4.330 – 4.340, masih bertahan dekat rekor tertinggi. Secara teknikal, grafik menunjukkan struktur higher low yang tetap terjaga, menandakan tren naik belum patah. Area weak high di sekitar 4.350 menjadi resistensi penting, di mana potensi penolakan jangka pendek bisa terjadi sebelum arah selanjutnya ditentukan.
Namun, jika terjadi koreksi, zona demand kuat di kisaran 4.280 – 4.300 berpeluang menjadi penopang utama harga. Selama area ini bertahan, peluang emas untuk melanjutkan reli menuju 4.380 hingga 4.400 masih terbuka. Dengan kombinasi sentimen fundamental yang mendukung dan struktur teknikal yang relatif bullish, emas tetap menarik sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.