HomeMarket NewsEmas Tersungkur Dihantam Sentimen Hawkish The Fed

Harga emas anjlok lebih dari 3% hingga di bawah $4.720 per ons pada perdagangan Senin (02/02), melanjutkan tekanan tajam dari sesi sebelumnya yang mencatat penurunan terdalam dalam lebih dari satu dekade. Kejatuhan besar pada Jumat dipicu laporan bahwa Presiden AS Donald Trump berencana mencalonkan Kevin Warsh, figur yang dikenal hawkish untuk memimpin Federal Reserve. Sentimen ini memicu aksi ambil untung setelah reli panjang yang sempat membawa logam mulia ke rekor tertinggi.

Kenaikan emas sebelumnya ditopang permintaan kuat bank sentral serta fenomena debasement trade, ketika investor beralih dari mata uang dan obligasi ke aset fisik di tengah kekhawatiran lonjakan utang pemerintah. Ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global, ditambah kekhawatiran atas independensi The Fed, turut memperkuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai. Arus beli berbasis momentum juga mempercepat penguatan harga dalam waktu singkat.

Namun, euforia tersebut berubah menjadi tekanan saat spekulan terutama dari Tiongkok merealisasikan keuntungan, memperparah koreksi yang terjadi. Kombinasi perubahan ekspektasi kebijakan moneter, aksi profit taking, dan likuidasi posisi spekulatif menciptakan volatilitas ekstrem di pasar emas, menandai fase penyesuaian setelah reli yang sangat agresif.

OPINI ANALIS TRAZE

Grafik XAUUSD timeframe satu jam menunjukkan perubahan struktur yang tegas setelah harga gagal bertahan di puncak dan membentuk change of character di area distribusi. Penurunan tajam mematahkan rangkaian higher low sebelumnya, menandai pergeseran kontrol dari pembeli ke penjual. Zona Fibonacci memperlihatkan reaksi kuat di kisaran retracement menengah sebelum tekanan jual berlanjut hingga menembus level psikologis penting. Area sekitar dasar terbaru kini menjadi demand zone krusial yang menentukan apakah harga mampu melakukan pemantulan teknikal atau melanjutkan pelemahan.

Proyeksi gelombang memperlihatkan potensi fase korektif singkat sebelum tren turun berkembang lebih dalam menuju ekstensi berikutnya. Selama harga bertahan di bawah area suplai terdekat, peluang penurunan tetap dominan dengan target bertahap ke zona likuiditas di bawahnya. Indikator osilator di bagian bawah grafik juga berada di wilayah lemah, mengindikasikan momentum bearish masih aktif meski peluang pullback terbuka dalam jangka sangat pendek. Struktur ini memberi gambaran bahwa reli selanjutnya cenderung bersifat sementara sebelum tekanan jual kembali muncul.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze