HomeMarket NewsEmas Terjepit Ketidakpastian, Dunia Dibayangi Eskalasi

Harga emas bergerak di kisaran $4.500 per ounce pada Kamis (26/03), namun belum mampu melanjutkan tren penguatan dari dua sesi sebelumnya. Ketidakpastian pasar dipicu oleh pernyataan yang saling bertentangan antara Amerika Serikat dan Iran terkait peluang perundingan damai. Kondisi ini membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati, sehingga pergerakan emas sebagai aset safe haven menjadi terbatas.

Pemerintah AS mengklaim bahwa proses negosiasi masih berlangsung, bahkan dilaporkan telah mengirimkan proposal berisi 15 poin kepada Iran melalui Pakistan. Proposal tersebut bertujuan meredakan konflik sekaligus membuka kembali Selat Hormuz yang sangat strategis bagi jalur energi global. Namun, Iran menegaskan tidak berminat melakukan pembicaraan dengan AS dan menolak tawaran gencatan senjata, sambil menetapkan syaratnya sendiri termasuk kendali penuh atas wilayah tersebut.

Di sisi lain, keputusan AS mengirim ribuan pasukan tambahan ke Timur Tengah meningkatkan kekhawatiran akan potensi invasi darat. Sepanjang bulan ini, harga emas justru mengalami tekanan jual akibat lonjakan harga energi yang memicu inflasi global. Situasi tersebut mendorong bank sentral utama mengambil kebijakan moneter yang lebih ketat, sehingga mengurangi daya tarik emas sebagai instrumen lindung nilai.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD pada timeframe 1 jam terlihat mulai membangun fase pemulihan setelah sebelumnya tertekan kuat. Struktur terbaru menunjukkan adanya perubahan karakter (ChoCH) yang membuka peluang kenaikan jangka pendek. Saat ini harga bergerak di dalam area retracement Fibonacci, dengan level 4.460 sebagai zona kunci yang berperan sebagai support dinamis. Selama harga mampu bertahan di atas area ini, potensi rebound masih terjaga dengan arah menuju resistance terdekat.

Di sisi lain, area 4.665 hingga 4.745 menjadi target kenaikan berikutnya yang sekaligus berfungsi sebagai zona supply kuat. Namun, jika tekanan jual kembali muncul dan harga menembus ke bawah 4.460, maka skenario bullish akan melemah dan berisiko membawa harga turun menuju area invalidasi di sekitar 4.372. Dengan kondisi saat ini, pergerakan masih cenderung konsolidatif, sehingga konfirmasi breakout menjadi kunci sebelum menentukan arah lanjutan.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze