HomeMarket NewsEmas Terguncang di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah

Harga emas global mengalami penurunan hampir 1% ke kisaran $4.450 per ounce pada perdagangan Senin (30/03). Pelemahan ini terjadi setelah sebelumnya sempat menguat, seiring konflik di Timur Tengah yang telah memasuki pekan kelima tanpa tanda-tanda mereda. Ketegangan semakin meningkat setelah kelompok Houthi yang didukung Iran ikut terlibat dengan melancarkan serangan ke Israel, sekaligus meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan.

Situasi geopolitik yang memburuk turut memicu kekhawatiran terhadap jalur perdagangan energi, terutama di Laut Merah dan infrastruktur minyak Arab Saudi. Kelompok militan tersebut diketahui memiliki kemampuan menyerang kapal-kapal penting, yang dapat mengganggu distribusi energi global. Di sisi lain, militer Amerika Serikat dilaporkan tengah mempersiapkan operasi darat dalam beberapa minggu ke depan setelah penambahan pasukan di wilayah tersebut, memperbesar risiko eskalasi konflik.

Meski emas dikenal sebagai aset safe haven, harganya justru turun lebih dari 15% sejak puncaknya pada Maret. Lonjakan harga minyak memicu tekanan inflasi, sehingga memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga oleh bank sentral utama dunia. Selain itu, berkurangnya pembelian emas oleh bank sentral serta kebijakan peningkatan likuiditas untuk menahan dampak ekonomi perang turut memberikan tekanan tambahan terhadap pergerakan harga emas global.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD pada timeframe satu jam menunjukkan pola inverse head and shoulders yang mulai terkonfirmasi, menandakan potensi pembalikan arah setelah fase penurunan sebelumnya. Harga sempat menembus area neckline dan bergerak naik, namun tertahan di sekitar level Fibonacci 50% yang kini menjadi resistance kunci. Struktur ini mengindikasikan bahwa momentum bullish masih terbatas, terutama jika harga gagal bertahan di atas area tersebut.

Di sisi lain, zona demand di kisaran 4.395 – 4.430 menjadi area penting yang perlu diperhatikan sebagai penopang harga. Selama level ini mampu menjaga tekanan jual, peluang rebound menuju target resistance berikutnya tetap terbuka, dengan potensi pengujian kembali area 4.560 hingga 4.610. Namun, jika terjadi penembusan ke bawah support, skenario bearish bisa kembali dominan dan mendorong harga melanjutkan tren turun dalam jangka pendek.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze