Harga emas bertahan kuat di atas $5.040 per ounce pada Rabu (11/02), mendekati level tertinggi dalam hampir dua pekan. Penguatan ini didorong ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mengambil sikap kebijakan yang lebih akomodatif setelah rilis data ekonomi AS yang melemah. Penjualan ritel Desember tercatat di bawah perkiraan, menandakan perlambatan belanja konsumen dan memicu kekhawatiran terhadap laju pertumbuhan ekonomi.
Pelaku pasar kini meningkatkan proyeksi pemangkasan suku bunga The Fed menjadi tiga kali tahun ini, naik dari dua kali sepekan sebelumnya. Perubahan ekspektasi tersebut membuat investor semakin fokus pada rilis data tenaga kerja dan inflasi AS berikutnya untuk membaca arah kebijakan moneter selanjutnya. Setiap indikasi pelemahan ekonomi berpotensi memperkuat daya tarik logam mulia sebagai aset lindung nilai.
Dukungan tambahan datang dari pembelian emas yang konsisten oleh bank sentral global. People’s Bank of China (PBoC) tercatat memperpanjang akumulasi emasnya selama 15 bulan berturut-turut pada Januari. Selain itu, ketegangan geopolitik antara AS dan Iran yang belum sepenuhnya mereda turut menopang harga, meskipun sebelumnya sempat ada sinyal dialog positif antar kedua negara.
OPINI ANALIS TRAZE

Harga XAUUSD pada timeframe satu jam terlihat bergerak dalam pola konsolidasi segitiga setelah reli tajam sebelumnya. Tekanan jual mulai muncul saat harga memasuki supply zone di area atas, sementara sisi bawah membentuk demand zone yang terus menahan pelemahan. Struktur ini menunjukkan fase penumpukan sebelum pergerakan besar berikutnya. Level Fibonacci memperlihatkan pantulan berulang di kisaran 38,2% hingga 61,8%, menandakan area tersebut menjadi titik reaksi kuat pelaku pasar.
Selama harga bertahan di atas zona permintaan, peluang kenaikan menuju area supply masih terbuka dengan potensi pembentukan weak high sebelum penentuan arah lanjutan. Namun, jika tekanan jual menembus batas bawah segitiga, penurunan dapat berlanjut menuju dasar demand sebagai target koreksi. Pergerakan berikutnya sangat bergantung pada respons harga di batas pola ini, sehingga trader perlu mencermati reaksi candlestick di kedua zona kunci tersebut.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.