Harga emas bertahan di sekitar $4.180 per ons pada Kamis (13/11), menyentuh level tertinggi tiga minggu didorong oleh ketidakpastian ekonomi AS dan meningkatnya keyakinan pasar terhadap kemungkinan pelonggaran kebijakan The Fed. Sentimen positif juga muncul setelah DPR AS menyetujui pendanaan sementara untuk mengakhiri potensi penutupan pemerintahan, meski laporan pekerjaan dan inflasi resmi bulan Oktober kemungkinan tertunda.
Data ketenagakerjaan swasta menunjukkan bahwa perusahaan AS mulai mengurangi tenaga kerja, menandakan pelemahan di pasar kerja. Kondisi ini memperkuat keyakinan bahwa bank sentral akan melanjutkan pemangkasan suku bunga guna menopang pertumbuhan ekonomi yang melambat.
Dengan peluang sekitar 65% untuk pemangkasan 25 basis poin bulan depan, emas terus menguat hampir 5% sepanjang pekan ini. Ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar membuat logam mulia ini tetap menjadi pilihan utama investor di tengah ketidakpastian global.
XAUUSD – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE
Pergerakan XAUUSD masih bergerak dalam tren naik setelah berhasil menembus struktur di level 4.150. Saat ini, harga diperkirakan akan terkoreksi ringan sebelum melanjutkan kenaikan menuju area 4.210 – 4.280.
Zona demand kuat berada di kisaran 4.040–3.980 dan bisa menjadi titik pantul bila harga turun. Selama harga bertahan di atas area ini, peluang kenaikan tetap terbuka.
Namun, waspadai area supply di 4.350–4.370 yang bisa menahan laju kenaikan. Pembeli sebaiknya membatasi risiko di bawah support 3.980, karena penembusan level ini bisa mengubah arah tren menjadi bearish.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.