Harga emas bertahan di sekitar $5.080 per ounce pada Jumat (06/03), mempertahankan pelemahan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Logam mulia ini diperkirakan mencatat penurunan mingguan pertama dalam lima pekan, setelah penguatan dolar Amerika Serikat serta kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS menekan daya tarik aset lindung nilai tersebut. Kondisi ini membuat sebagian investor menahan pembelian emas meskipun ketegangan geopolitik masih tinggi.
Konflik yang terus berlangsung di kawasan Timur Tengah sempat meningkatkan minat terhadap aset safe haven. Namun di sisi lain, lonjakan harga minyak memicu kekhawatiran terhadap inflasi global. Situasi tersebut mendorong pelaku pasar mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat, sehingga tekanan terhadap harga emas tetap terasa.
Data ekonomi Amerika Serikat juga menunjukkan performa yang solid. Klaim pengangguran tercatat menurun, produktivitas meningkat, jumlah pemutusan kerja berkurang, serta sektor jasa tumbuh lebih cepat dari perkiraan. Di tengah kondisi tersebut, konflik antara AS, Israel, dan Iran telah memasuki hari ketujuh dengan serangan rudal serta drone di kawasan Teluk, sementara operasi militer dan langkah diplomatik terus meningkatkan ketidakpastian pasar global.
OPINI ANALIS TRAZE
Pergerakan XAUUSD pada grafik satu jam menunjukkan upaya pemulihan setelah tekanan jual tajam yang sempat membawa harga mendekati area support kuat di sekitar 5.040 – 5.000. Pantulan dari zona tersebut membentuk struktur kenaikan jangka pendek dengan target pengujian kembali area 5.200 sebagai resistance terdekat. Level ini bertepatan dengan area Fibonacci penting yang berpotensi menjadi titik reaksi pasar sebelum arah berikutnya terbentuk.
Jika momentum beli mampu mempertahankan posisi di atas 5.120, peluang kenaikan menuju 5.260 hingga 5.335 terbuka sebagai target lanjutan sekaligus mendekati supply zone pada grafik. Namun apabila tekanan jual kembali muncul dan harga turun di bawah 5.080, emas berisiko kembali menguji area 5.040 bahkan mendekati 5.000 sebagai batas invalidasi tren naik jangka pendek. Oleh karena itu, pergerakan di sekitar level kunci tersebut menjadi penentu arah harga emas selanjutnya di pasar global.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.