Harga emas dunia melonjak hampir 1% ke kisaran USD5.150 per ons pada awal pekan, mencatat level tertinggi dalam lebih dari tiga minggu. Kenaikan ini dipicu meningkatnya minat terhadap aset safe haven setelah rencana kenaikan tarif global oleh Donald Trump memicu kekhawatiran pasar. Kebijakan tarif baru yang dinaikkan dari 10% menjadi 15% langsung meningkatkan ketidakpastian ekonomi global dan mendorong investor beralih ke logam mulia sebagai lindung nilai risiko.
Ketegangan perdagangan semakin meluas setelah pejabat Uni Eropa memberi sinyal untuk menunda ratifikasi perjanjian dagang dengan Amerika Serikat, sementara India juga menunda negosiasi kesepakatan sementara dengan Washington. Kondisi ini memperkuat sentimen risk-off di pasar global, karena potensi perang dagang baru dinilai dapat menekan pertumbuhan ekonomi dan memperlemah permintaan aset berisiko. Ketidakpastian kebijakan perdagangan yang meningkat membuat emas kembali menjadi pilihan utama investor dalam menjaga nilai portofolio.
Di sisi geopolitik, kekhawatiran atas kemungkinan aksi militer Amerika Serikat terhadap Iran turut memperkuat daya tarik emas. Negosiasi nuklir yang masih menemui jalan buntu meningkatkan risiko konflik, meskipun pembicaraan lanjutan dijadwalkan berlangsung di Jenewa dalam waktu dekat. Kombinasi ketegangan geopolitik dan kebijakan perdagangan agresif menciptakan dorongan kuat bagi harga emas, sekaligus mempertegas perannya sebagai aset pelindung di tengah ketidakpastian global.
OPINI ANALIS TRAZE

Harga emas XAUUSD pada grafik satu jam menunjukkan tren bullish yang kuat setelah berhasil menembus area break of structure (BOS) di sekitar 5.022. Kenaikan tajam membawa harga mendekati resistance penting di zona 5.200, sekaligus membentuk higher high baru yang mengonfirmasi dominasi buyer. Selama harga bertahan di atas level Fibonacci 61,8% sekitar 5.133, momentum naik masih terjaga dengan potensi lanjutan menuju target ekspansi di area 5.280 hingga 5.320.
Namun, pergerakan saat ini juga membuka peluang koreksi sehat sebelum melanjutkan kenaikan. Area support kunci berada di kisaran 5.070 hingga 5.020 yang bertepatan dengan struktur demand dan garis tren naik. Jika harga turun dan memantul dari zona tersebut, peluang buy masih menarik dengan konfirmasi reaksi harga. Sebaliknya, penembusan di bawah 5.020 dapat mengubah bias jangka pendek menjadi netral dan memicu tekanan jual lebih dalam menuju area 4.980.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.