Harga emas bertahan kokoh di atas USD 5.180 per ounce pada perdagangan Kamis (26/02), melanjutkan penguatan sesi sebelumnya dan mendekati level tertinggi dalam hampir empat pekan. Pergerakan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik serta ketidakpastian kebijakan dagang Amerika Serikat yang membuat pelaku pasar memilih aset lindung nilai. Sentimen tersebut menjaga permintaan tetap solid dan menopang tren bullish logam mulia.
Kekhawatiran global meningkat setelah penumpukan pasukan AS di Timur Tengah menjelang perundingan nuklir di Geneva. Di saat yang sama, pemerintahan Donald Trump memperketat tekanan terhadap Iran melalui sanksi baru yang menyasar entitas terkait ekspor minyak dan persenjataan. Langkah ini memicu kewaspadaan investor karena berpotensi memperluas risiko konflik serta mengganggu stabilitas pasokan energi dunia.
Dari sisi kebijakan perdagangan, Washington tetap mempertahankan strategi tarif global. Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, menyatakan rencana kenaikan bea masuk hingga 15% setelah tarif 10% resmi diberlakukan menyusul putusan Supreme Court of the United States yang membatalkan kebijakan sebelumnya. Sementara itu, ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve mundur ke September akibat inflasi yang masih membandel, faktor yang turut memengaruhi arah pergerakan emas ke depan.
OPINI ANALIS TRAZE

Harga emas XAUUSD masih bergerak dalam bias naik setelah berhasil mempertahankan struktur higher low pada area support kunci di sekitar 5.120. Rebound yang terbentuk dari zona tersebut mendorong harga kembali mendekati area supply di kisaran 5.240 – 5.255. Selama tetap bertahan di atas garis tren naik dan level Fibonacci 38,2%–50%, momentum bullish masih terjaga dengan peluang retest ke puncak sebelumnya.
Namun, area supply menjadi penentu arah selanjutnya. Jika terjadi penolakan kuat di zona tersebut, harga berpotensi melakukan koreksi sehat menuju 5.170 hingga 5.140 sebelum melanjutkan kenaikan. Sebaliknya, breakout valid di atas 5.255 membuka ruang menuju 5.295 bahkan 5.340 sebagai target lanjutan. Skenario akan berubah apabila harga turun di bawah 5.093, yang menandakan pelemahan struktur dan meningkatkan tekanan jual jangka pendek.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.