HomeMarket NewsEmas Dunia Melonjak di Tengah Perang Timur Tengah dan Ancaman Inflasi Global

Harga emas dunia melonjak ke kisaran USD 5.170 per ounce pada Kamis (05/03), melanjutkan penguatan sesi sebelumnya seiring meningkatnya permintaan aset safe haven akibat memanasnya konflik Timur Tengah. Ketegangan memasuki hari keenam setelah pasukan Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, yang dibalas Teheran dengan rudal ke beberapa negara tetangga termasuk fasilitas energi strategis. Situasi ini mendorong pelaku pasar mengalihkan dana ke instrumen lindung nilai untuk mengantisipasi risiko geopolitik yang semakin luas.

Presiden AS Donald Trump menyatakan dukungan terhadap operasi militer tersebut, sementara pejabat Washington mengklaim satu kapal perang Iran telah ditenggelamkan di perairan internasional. Otoritas Teheran membantah laporan bahwa kementerian intelijennya membuka jalur negosiasi dengan Amerika, menyebut kabar itu tidak benar. Di sisi lain, Menteri Keuangan AS memastikan tarif global sebesar 15% mulai berlaku pekan ini dengan kemungkinan penyesuaian dalam lima bulan mendatang.

Lonjakan harga minyak dan gas kembali memicu kekhawatiran inflasi global. Kondisi tersebut membuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed mundur, dengan pemangkasan suku bunga pertama kini diperkirakan terjadi pada September dan dua kali penurunan masih diperhitungkan untuk 2026. Kombinasi risiko geopolitik, tekanan energi, serta ketidakpastian kebijakan menjadi katalis utama yang menopang reli emas dalam jangka pendek.

OPINI ANALIS TRAZE

Harga XAUUSD pada timeframe satu jam menunjukkan struktur bullish setelah membentuk higher low di area 5.100 dan bergerak stabil di atas garis tren naik. Pantulan dari zona Fibonacci 50% – 61,8% memperkuat indikasi akumulasi, sementara posisi harga kini bertahan di atas level 5.200 sebagai support terdekat. Selama tidak kembali menembus area 5.125, momentum kenaikan masih terjaga dengan peluang melanjutkan penguatan secara bertahap.

Target terdekat berada di kisaran 5.264, kemudian berpotensi menguji 5.337 yang bertepatan dengan zona supply kuat. Jika tekanan beli meningkat dan resistance tersebut ditembus, ruang menuju 5.418 semakin terbuka. Sebaliknya, penurunan di bawah 5.100 akan membatalkan skenario positif dan membuka peluang koreksi lebih dalam menuju area 5.040 sebagai support kunci.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze