Harga emas kembali mencetak rekor baru dengan menembus level psikologis di atas $4.950 per ons. Kenaikan tajam ini menandai performa mingguan terkuat sejak awal pandemi, didorong oleh kombinasi risiko geopolitik global dan pelemahan nilai tukar dolar AS. Kondisi tersebut memperkuat peran emas sebagai aset lindung nilai yang tetap diminati investor di tengah ketidakpastian arah kebijakan dunia.
Sentimen pasar turut dipengaruhi dinamika politik internasional setelah Presiden Amerika Serikat menyatakan telah mengamankan akses permanen ke Greenland melalui kesepakatan dengan NATO, meski detailnya masih simpang siur dan Denmark menegaskan kedaulatannya. Di sisi lain, pembatalan rencana tarif impor Eropa serta sikap Uni Eropa yang menahan langkah balasan memberi napas lega sementara bagi perdagangan global, walaupun pasar masih menunggu kejelasan arah kebijakan selanjutnya.
Dari sisi ekonomi, data inflasi PCE AS menunjukkan kenaikan sesuai ekspektasi, menandakan proses penurunan inflasi tetap berjalan tanpa mengganggu pertumbuhan. Pasar kini memperkirakan peluang dua kali penurunan suku bunga oleh Federal Reserve tahun ini semakin terbuka. Fokus investor juga tertuju pada calon ketua The Fed berikutnya, di mana figur yang lebih dovish berpotensi mendorong ekspektasi pelonggaran moneter lanjutan dan menjaga tren positif harga emas.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD pada timeframe satu jam menunjukkan struktur tren naik yang masih terjaga kuat. Setelah terjadi break of structure bullish, harga mampu bertahan di atas area Fibonacci 50% yang kini berfungsi sebagai support dinamis. Zona demand di area bawah terlihat jelas sebagai pijakan utama pergerakan, menandakan minat beli masih dominan dan tekanan jual belum cukup kuat untuk membalik arah tren secara signifikan.
Secara teknikal, potensi pergerakan saat ini mengarah pada skenario pullback sehat sebelum melanjutkan kenaikan menuju area resistance terdekat di sekitar level Fibonacci ekstensi. Selama harga tetap berada di atas area invalidasi support, peluang lanjutan bullish masih terbuka lebar. Namun, kegagalan bertahan di zona tersebut dapat memicu koreksi lebih dalam, sehingga manajemen risiko tetap menjadi kunci dalam menyikapi volatilitas emas yang tinggi.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.