Harga emas dunia terus dekat level tertinggi, diperdagangkan di kisaran US$4.670 per ons akibat tingginya permintaan aset aman di tengah meningkatnya ketegangan dagang global. Investor beralih ke logam mulia karena kekhawatiran atas ancaman tarif baru dari Amerika Serikat terhadap negara-negara Eropa terkait rencana kontrol Greenland, yang memicu kekhawatiran perang dagang dan ketidakpastian pasar finansial. Permintaan ini membuat emas tak hanya mempertahankan posisinya tetapi juga sempat menyentuh rekor tertinggi.
Ketegangan antara AS dan Uni Eropa menjadi salah satu faktor utama yang mendorong reli harga emas belakangan ini. Presiden Trump mengancam akan memberlakukan tarif impor hingga 25% pada delapan negara Eropa jika tidak mengizinkan pembelian Greenland, memperuncing hubungan diplomatik dan ekonomi kedua blok. Ancaman tersebut mendorong risiko geopolitik meningkat, sehingga aset safe-haven seperti emas dan perak menarik lebih banyak modal investor di tengah pasar yang goyah.
Selain itu, pelaku pasar juga memantau data inflasi inti AS (PCE) yang tertunda, yang bisa memberikan petunjuk arah kebijakan suku bunga Federal Reserve selanjutnya. Ketidakpastian tentang kebijakan moneter dan geopolitik global turut memperkuat daya tarik emas sebagai lindung nilai terhadap volatilitas, mempertahankan minat beli meskipun harga sudah tinggi.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD saat ini bergerak dalam fase konsolidasi setelah mengalami penurunan tajam menuju area demand zone di kisaran 4.560 – 4.590. Zona ini terlihat menjadi penahan tekanan jual, ditandai dengan reaksi harga yang mulai stabil dan membentuk basis pantulan. Selama area tersebut mampu dipertahankan, peluang rebound tetap terbuka dengan struktur harga yang mulai menunjukkan potensi pemulihan jangka pendek.
Secara teknikal, fokus utama berada pada area fair value gap dan resistance terdekat di sekitar 4.650 – 4.690. Jika harga mampu menembus zona tersebut dengan konfirmasi yang kuat, emas berpotensi melanjutkan kenaikan menuju target selanjutnya di area 4.730 hingga 4.780. Namun, apabila tekanan jual kembali mendominasi dan harga turun menembus demand zone, skenario bullish akan gugur dan membuka ruang koreksi lebih dalam.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.