Harga emas menguat signifikan dan kembali mendekati rekor tertinggi setelah mencatat kenaikan tajam di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Permintaan aset lindung nilai terus menguat seiring memburuknya tensi geopolitik dan perdagangan, menjadikan emas pilihan utama investor untuk menjaga nilai portofolio dari gejolak pasar internasional.
Tekanan datang dari ancaman kenaikan tarif Amerika Serikat terhadap sejumlah produk impor, termasuk otomotif dan farmasi. Situasi ini memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi global serta memperburuk sentimen risiko. Di saat yang sama, pelaku pasar mulai mengalihkan fokus pada arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat yang dinilai krusial bagi pergerakan harga emas ke depan.
Penguatan emas juga ditopang oleh tren peralihan aset dari mata uang dan obligasi menuju instrumen riil. Kekhawatiran terhadap pembiayaan fiskal yang agresif mendorong investor dan bank sentral meningkatkan kepemilikan emas. Arus dana ETF yang konsisten masuk semakin memperkuat prospek positif logam mulia dalam menjaga stabilitas nilai di tengah tekanan ekonomi global.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD pada timeframe satu jam masih menunjukkan kecenderungan bullish meski harga sempat mengalami koreksi tajam dari area puncak. Struktur tren naik tetap terjaga setelah harga memantul dari demand zone dan kembali bergerak di atas garis tren dinamis. Area Fibonacci retracement 38,2% hingga 50% berperan sebagai penahan tekanan jual, menandakan minat beli belum sepenuhnya melemah.
Di sisi atas, zona supply menjadi tantangan utama sebelum emas melanjutkan reli berikutnya. Selama harga mampu bertahan di atas support kunci dan tidak menembus area invalidasi, peluang kelanjutan kenaikan menuju resistance terdekat masih terbuka. Secara teknikal, skenario buy on pullback lebih relevan dengan tetap memperhatikan potensi volatilitas menjelang sentimen fundamental besar.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.