Harga emas dunia melonjak lebih dari 2% hingga menembus level $4.770 per ons pada perdagangan Selasa (03/02), dipicu aksi bargain hunting setelah dua sesi tekanan jual yang sangat tajam. Logam mulia ini sebelumnya sempat anjlok hampir 5% dalam satu hari, memperpanjang penurunan besar pada Jumat yang menjadi koreksi terdalam dalam lebih dari satu dekade terakhir.
Gelombang jual dipicu oleh kabar pencalonan Kevin Warsh oleh Presiden Trump sebagai Ketua Federal Reserve berikutnya. Warsh dinilai memiliki sikap lebih hawkish dibanding kandidat lain, sehingga memunculkan kekhawatiran pasar terhadap kebijakan moneter yang lebih ketat. Prospek suku bunga tinggi lebih lama sempat menekan harga emas karena meningkatkan daya tarik dolar AS dan obligasi.
Meski volatilitas meningkat, emas tetap mendapat dukungan kuat dari pembelian masif bank sentral dan fenomena debasement trade, di mana investor beralih ke aset fisik dari mata uang serta surat utang di tengah kekhawatiran fiskal global. Ketidakpastian ekonomi dunia dan isu independensi The Fed turut memperkuat peran emas sebagai aset lindung nilai yang aman.
OPINI ANALIS TRAZE
Grafik XAUUSD timeframe 30 menit menunjukkan emas sedang membangun struktur pemulihan setelah fase penurunan tajam. Harga berhasil membentuk rangkaian higher low di atas area support dinamis sekitar 4.600–4.650 yang kini menjadi zona krusial. Garis tren naik yang terbentuk sejak titik terendah terakhir masih terjaga, menandakan tekanan beli perlahan menguat. Selama harga bertahan di atas area ini, peluang kelanjutan kenaikan tetap terbuka dengan target terdekat menuju resistance 4.815 hingga 4.930.
Dari sisi teknikal, pantulan dari level Fibonacci 50% dan 61,8% memperlihatkan reaksi beli yang solid, diperkuat sinyal perubahan karakter (ChoCH) pada struktur harga. Jika emas mampu menembus area 4.815 secara konsisten, maka potensi akselerasi naik menuju zona likuiditas di atas 5.000 semakin besar. Namun, penurunan kembali di bawah 4.600 akan membatalkan skenario bullish dan membuka ruang koreksi lebih.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.