Harga emas naik ke kisaran $4.700 per ons pada Rabu (01/04), didorong oleh meredanya ketegangan di Timur Tengah. Kondisi ini membuka peluang penurunan harga minyak sekaligus mengurangi kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga lanjutan oleh bank sentral. Sinyal diplomatik dari pihak terkait konflik memberi harapan akan berakhirnya perang, meski situasi di jalur perdagangan penting masih belum sepenuhnya pulih.
Meski demikian, penguatan emas relatif terbatas karena menurunnya permintaan aset lindung nilai. Investor mulai beralih seiring stabilnya kondisi geopolitik, sementara dolar AS yang menguat dan imbal hasil obligasi pemerintah tetap tinggi menekan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil. Kombinasi faktor ini membuat pergerakan harga cenderung tertahan meskipun sentimen global mulai membaik.
Pada Maret, emas sempat anjlok lebih dari 13%, menjadi penurunan bulanan terdalam sejak 2008, dan kini masih sekitar 19% di bawah rekor tertinggi yang dicapai pada akhir Januari. Pelaku pasar saat ini fokus pada rilis data ekonomi Amerika Serikat serta arah kebijakan bank sentral guna menentukan prospek suku bunga. Faktor-faktor tersebut akan menjadi kunci dalam menentukan arah pergerakan harga emas ke depan.
OPINI ANALIS TRAZE
Pergerakan XAUUSD pada timeframe 1 jam menunjukkan tren naik yang masih terjaga setelah terbentuknya struktur higher low dan Breakout of Structure (BOS) beruntun. Harga saat ini berada di area resistance sekitar 4.720, yang sebelumnya menjadi titik penolakan (weak high). Jika mampu menembus zona ini, potensi kenaikan lanjutan terbuka menuju target berikutnya di kisaran 4.777 hingga 4.845. Konfirmasi bullish semakin kuat dengan adanya garis tren naik yang konsisten menahan koreksi.
Namun, skenario pullback tetap perlu diwaspadai, terutama jika harga gagal bertahan di atas area Fibonacci 23,6% hingga 38,2% di sekitar 4.678 – 4.649. Zona golden ratio di dekat 4.626 menjadi area krusial untuk menjaga momentum naik. Jika tekanan jual meningkat dan menembus support tersebut, maka struktur bisa melemah dengan potensi penurunan menuju area invalidasi di sekitar 4.529. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan menunggu konfirmasi arah sebelum mengambil posisi.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.