Indeks dolar bertahan di atas level 100 pada Kamis (20/11), mendekati titik tertinggi enam bulan, seiring pasar menilai ulang prospek kebijakan moneter Federal Reserve menjelang rilis laporan ketenagakerjaan utama. Data nonfarm payrolls September yang sempat tertunda akan dirilis hari ini dan diperkirakan menunjukkan pertumbuhan pekerjaan meski pasar tenaga kerja masih melemah. BLS juga memastikan laporan Oktober tidak akan diterbitkan dan akan digabungkan ke dalam rilis November.
Risalah FOMC terbaru memperlihatkan perbedaan pandangan di antara pejabat The Fed mengenai perlunya pemangkasan suku bunga tambahan. Hal ini membuat pelaku pasar mengurangi ekspektasi pemotongan pada Desember, dengan peluang penurunan suku bunga 25 bps bulan depan kini turun menjadi sekitar 33% dari 50% sehari sebelumnya.
Dolar tetap menguat terhadap sejumlah mata uang utama, dengan kenaikan paling menonjol dibandingkan yen, kiwi, dan sterling. Penguatan ini mencerminkan meningkatnya minat terhadap aset dolar di tengah ketidakpastian kebijakan serta menurunnya spekulasi pelonggaran agresif dalam waktu dekat.

Kenaikan NFP yang kuat biasanya menguatkan USD karena menunjukkan pasar tenaga kerja sehat. Jika hasilnya jauh di bawah perkiraan, USD bisa melemah akibat kekhawatiran ekonomi melambat. Tingkat pengangguran yang stabil mendukung dolar, namun jika naik, tekanan terhadap USD dapat muncul karena pasar melihat risiko pelemahan ekonomi.
DXY – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE
Indeks dolar terus menguat setelah menembus struktur kenaikan dan mendekati area resistance penting. Pola higher high yang terbentuk menunjukkan dorongan beli masih dominan, membuat tren bullish tetap terjaga menjelang rilis data ekonomi.
Dalam waktu dekat, harga berpotensi melakukan pullback menuju area 99.339 sebagai retest sebelum melanjutkan kenaikan. Selama level ini tetap bertahan, peluang indeks dolar bergerak ke zona resistance sekitar 100.006 semakin besar.
Jika resistance berhasil ditembus, momentum bullish dapat membawa dolar menuju area supply yang lebih tinggi. Namun bila terjadi penolakan, pasar kemungkinan kembali turun menguji demand di sekitar 98.858.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.