Indeks dolar bergerak di sekitar level terendah dalam beberapa tahun terakhir setelah melemah beruntun selama empat sesi. Tekanan ini muncul seiring pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menilai penurunan mata uang tersebut masih wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. Sikap ini memperkuat pandangan pasar bahwa pemerintah AS menerima dolar yang lebih lemah demi meningkatkan daya saing ekspor.
Sentimen negatif juga diperparah oleh ketidakpastian kebijakan di Washington, termasuk kembali mencuatnya isu geopolitik dan kritik terhadap independensi bank sentral. Kondisi tersebut menambah keraguan investor terhadap stabilitas kebijakan ekonomi Amerika Serikat. Selain itu, spekulasi kemungkinan intervensi mata uang bersama antara AS dan Jepang untuk menopang yen ikut memberi tekanan tambahan pada pergerakan greenback.
Fokus pasar kini tertuju pada keputusan Federal Reserve yang diperkirakan akan menahan suku bunga. Pelaku pasar lebih mencermati sinyal arah kebijakan ke depan, khususnya terkait waktu penurunan suku bunga berikutnya. Ekspektasi pelonggaran moneter hingga akhir tahun membuat dolar tetap berada dalam tekanan, seiring meningkatnya preferensi investor terhadap aset alternatif.
OPINI ANALIS TRAZE
Pergerakan DXY menunjukkan tekanan bearish yang semakin kuat setelah harga gagal bertahan di area supply zone dan mengalami perubahan struktur pasar. Penurunan tajam yang diikuti penembusan level Fibonacci penting menandakan dominasi penjual masih mengendalikan arah indeks dolar. Selama harga berada di bawah area resistensi terdekat, peluang pemulihan cenderung terbatas dan tren pelemahan tetap menjadi skenario utama.
Dari sisi teknikal, area retracement berpotensi menjadi zona pullback sebelum kelanjutan penurunan berikutnya. Proyeksi pergerakan mengarah ke area support bawah sebagai target lanjutan, seiring momentum yang belum menunjukkan tanda pembalikan signifikan. Selama tidak terjadi penguatan kuat kembali ke atas struktur sebelumnya, outlook indeks dolar masih condong melemah dalam jangka pendek.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.