Indeks dolar Amerika Serikat tetap bertahan di atas level 100 pada perdagangan Kamis (19/03) setelah mengalami penguatan tajam pada sesi sebelumnya. Kinerja ini didorong oleh sikap Federal Reserve yang semakin hawkish terhadap kebijakan moneter. Bank sentral memutuskan untuk menahan suku bunga acuan sesuai ekspektasi, sambil menyoroti ketidakpastian ekonomi akibat konflik Iran serta meningkatnya risiko inflasi ke depan.
Dalam pernyataannya, Federal Reserve menegaskan belum akan memangkas suku bunga hingga ada tanda penurunan inflasi yang lebih jelas. Meski demikian, proyeksi tetap menunjukkan kemungkinan satu kali penurunan suku bunga tahun ini dan tambahan pada 2027, sejalan dengan pandangan sebelumnya. Data terbaru juga memperlihatkan harga produsen di Amerika Serikat naik lebih tinggi dari perkiraan pada Februari, memperkuat kekhawatiran tekanan inflasi yang masih kuat.
Pelaku pasar kini menantikan rilis klaim pengangguran mingguan untuk mendapatkan gambaran kondisi pasar tenaga kerja. Di sisi lain, harga minyak terus meningkat seiring serangan terhadap infrastruktur energi di Timur Tengah yang memperburuk konflik Iran. Presiden Donald Trump bahkan mengambil langkah sementara dengan mencabut aturan Jones Act guna menekan biaya distribusi energi di dalam negeri, yang turut menjadi perhatian investor global.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan US Dollar Index pada timeframe 1 jam menunjukkan struktur bullish yang mulai terbentuk setelah harga memantul kuat dari area support sekitar 99.18. Lonjakan tajam ini menandakan adanya dorongan beli yang signifikan, diikuti fase konsolidasi sehat di atas level Fibonacci 38.2% – 50.0%. Selama harga mampu bertahan di atas zona golden ratio (sekitar 99.51), peluang kelanjutan tren naik tetap terbuka dengan target terdekat mengarah ke area 100.05 hingga 100.29.
Namun, skenario bullish ini tetap perlu konfirmasi lanjutan. Jika harga gagal mempertahankan posisi dan turun kembali menembus area 99.51, tekanan jual berpotensi meningkat dan membawa harga kembali menguji support sebelumnya. Struktur higher low yang terbentuk saat ini menjadi kunci utama, sehingga selama level tersebut tidak ditembus, bias pasar masih cenderung mengarah naik dengan potensi pembentukan higher high baru dalam waktu dekat.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.