HomeMarket NewsDolar Menguat Tajam Usai Nada Hawkish Powell Guncang Pasar

Indeks dolar bertahan di atas level 99 pada Kamis (30/10), memperpanjang kenaikan tajam sehari sebelumnya setelah pasar mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga Desember. Langkah ini dipicu oleh nada hawkish dari Ketua The Fed Jerome Powell, yang menegaskan bahwa arah kebijakan moneter masih bergantung pada data ekonomi dan kondisi fiskal terkini.

Dalam keputusan yang telah diperkirakan, The Fed menurunkan suku bunga sebesar seperempat poin dan mengumumkan rencana penghentian pengetatan neraca pada 1 Desember. Namun, Powell menegaskan bahwa pemangkasan lanjutan belum menjadi “kesimpulan pasti,” mengingat perbedaan pandangan di internal bank sentral serta terbatasnya data akibat penutupan sebagian pemerintahan. Hal ini membuat peluang pemangkasan lanjutan turun di bawah 70%, dari sebelumnya hampir penuh.

Di sisi lain, fokus investor kini beralih ke pertemuan penting antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping. Kedua pemimpin diharapkan menandatangani kesepakatan gencatan dagang setelah berbulan-bulan ketegangan yang mengguncang pasar global. Pertemuan tersebut dinilai menjadi kunci arah risiko pasar dan potensi stabilisasi hubungan ekonomi dua raksasa dunia.

DXY – Technical Analysis

OPINI ANALIS TRAZE

Indeks Dolar AS (DXY) menunjukkan potensi rebound kuat setelah menyentuh area demand di kisaran 98.20–98.25. Struktur harga pada timeframe H1 menampilkan Change of Character (ChoCH) yang menandakan pergeseran momentum dari bearish menuju bullish. Level 98.56 kini menjadi titik krusial yang menentukan apakah pembalikan tren akan berlanjut menuju zona resistance terdekat.

Jika tekanan beli bertahan di atas retracement 61,8% Fibonacci, peluang kenaikan menuju area 98.96 hingga 99.15 semakin terbuka. Area tersebut bertepatan dengan zona weak high, yang dapat menjadi target bagi buyer jangka pendek sebelum potensi koreksi baru muncul. Volume yang meningkat di sekitar area demand memperkuat sinyal akumulasi institusional, mendukung narasi pemulihan dolar.

Namun, jika harga kembali menembus di bawah 98.20, maka momentum bullish berisiko gagal dan membuka jalan menuju 97.80. Untuk saat ini, bias teknikal masih cenderung positif selama DXY mampu bertahan di atas area demand, dengan fokus pasar tertuju pada konfirmasi pergerakan berikutnya menjelang rilis data ekonomi utama AS.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze