Harga perak terkoreksi turun di bawah USD 81 per ons pada Rabu (07/01), menghentikan reli tiga hari berturut-turut. Koreksi ini terjadi seiring aksi ambil untung setelah logam mulia tersebut mendekati level tertinggi sepanjang masa, menandakan pasar mulai menahan laju kenaikan jangka pendek.
Tekanan juga datang dari penguatan dolar AS menjelang rilis serangkaian data ekonomi Amerika Serikat yang krusial, dengan fokus utama pada laporan tenaga kerja Desember. Data ini berpotensi memengaruhi arah kebijakan Federal Reserve, meski pernyataan Gubernur The Fed Stephen Miran yang membuka peluang pemangkasan suku bunga agresif menjaga ekspektasi pasar akan setidaknya dua kali penurunan bunga tahun ini.
Di sisi lain, ketidakpastian geopolitik global tetap menjadi faktor penopang. Intervensi AS di Venezuela serta meningkatnya tensi antara China dan Jepang membuat minat terhadap aset lindung nilai bertahan, sehingga pelemahan harga perak dinilai masih bersifat terbatas dalam jangka menengah.
OPINI ANALIS TRAZE
Pergerakan XAGUSD saat ini menunjukkan fase koreksi sehat setelah reli kuat sebelumnya. Harga tertahan di bawah area resistance kunci yang bertepatan dengan zona penawaran, menandakan tekanan jual masih aktif. Struktur pasar mulai membentuk lower high, sementara reaksi di area retracement mengindikasikan potensi pergerakan pullback sebelum arah selanjutnya ditentukan.
Dari sisi teknikal, area support bertingkat menjadi fokus utama sebagai penahan penurunan lanjutan. Selama harga mampu bertahan di zona permintaan, peluang pemantulan tetap terbuka dengan target menuju area supply terdekat. Namun, kegagalan mempertahankan support dapat membuka ruang pelemahan lebih dalam, sehingga pelaku pasar disarankan mencermati konfirmasi arah untuk menentukan strategi lanjutan.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.