HomeMarket NewsDolar AS Tertekan Keras, Isu The Fed dan Gejolak Global Picu Sinyal Pelemahan Serius

Indeks dolar AS (DXY) melemah ke area 98,9, menghentikan reli empat hari berturut-turut setelah muncul kabar penyelidikan kriminal terhadap Ketua The Fed, Jerome Powell. Isu ini memicu kekhawatiran pasar terhadap independensi bank sentral Amerika Serikat, terutama setelah Powell menegaskan bahwa tekanan hukum tersebut berpotensi mengganggu kebijakan moneter yang seharusnya berbasis data ekonomi, bukan kepentingan politik.

Tekanan terhadap dolar semakin kuat seiring meningkatnya spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed tahun ini. Data nonfarm payrolls terbaru menunjukkan pertumbuhan tenaga kerja di bawah ekspektasi, memperlemah sentimen terhadap greenback. Secara teknikal, kondisi ini membuka ruang lanjutan pelemahan DXY apabila gagal kembali menembus area resistance terdekat, dengan pelaku pasar mulai mengurangi posisi beli dolar.

Ke depan, fokus investor tertuju pada rilis data inflasi AS serta laporan kinerja bank-bank besar yang dapat menjadi katalis pergerakan selanjutnya. Di sisi lain, sentimen risiko global turut membebani dolar akibat meningkatnya ketegangan geopolitik, termasuk eskalasi protes di Iran dan ketidakpastian politik di Amerika Selatan. Kombinasi faktor fundamental dan teknikal ini membuat arah dolar cenderung bearish terbatas dalam jangka pendek.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan Dollar Index (DXY) menunjukkan sinyal teknikal yang mulai melemah setelah harga tertahan di area order block sekaligus membentuk weak high. Reaksi penolakan dari zona supply tersebut memicu Change of Character (ChoCH), menandakan potensi peralihan arah dari tren naik menuju fase koreksi. Struktur sebelumnya yang bergerak dalam ascending channel kini kehilangan momentum, memperkuat indikasi tekanan jual jangka pendek.

Secara teknikal, area support 98.2–98.3 menjadi kunci penting untuk menjaga stabilitas harga. Jika zona ini gagal dipertahankan, DXY berpeluang melanjutkan penurunan menuju demand area 97.8, yang berperan sebagai strong low. Selama harga tetap berada di bawah resistance terdekat, bias pergerakan indeks dolar cenderung bearish terkendali, sambil menunggu konfirmasi lanjutan dari reaksi harga di level support utama.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze