Indeks dolar AS bertahan di kisaran 98,5 pada Selasa (03/03) setelah melonjak hampir satu persen di sesi sebelumnya, didorong arus aset safe haven di tengah meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Laporan pejabat senior Washington menyebutkan adanya persiapan eskalasi besar dalam waktu dekat dengan sasaran fasilitas produksi rudal, program drone, serta aset angkatan laut Teheran. Ketegangan geopolitik ini memperkuat permintaan terhadap mata uang dolar sebagai lindung nilai di tengah ketidakpastian global.
Penguatan greenback juga dipicu lonjakan harga energi akibat konflik yang berpotensi mendorong inflasi lebih tinggi. Kondisi tersebut menurunkan peluang pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat oleh Federal Reserve. Pelaku pasar kini memperkirakan penurunan suku bunga baru terjadi pada September, mundur dari proyeksi sebelumnya di Juli, meskipun dua kali pemotongan seperempat poin masih diperhitungkan dalam ekspektasi.
Sementara itu, tekanan biaya energi yang meningkat membebani mata uang negara-negara pengimpor utama, terutama kawasan Europe dan Japan. Risiko inflasi yang lebih tinggi mempersempit ruang kebijakan moneter di berbagai ekonomi besar, sehingga memperkuat posisi dolar AS dalam jangka pendek di tengah volatilitas pasar global.
OPINI ANALIS TRAZE
Indeks dolar AS (DXY) pada timeframe empat jam menunjukkan penguatan setelah berhasil menembus area konsolidasi di sekitar 97,70. Breakout ini mengonfirmasi dominasi buyer sekaligus melanjutkan struktur kenaikan yang ditopang garis tren naik. Selama harga bertahan di atas support penting 97,10, momentum bullish masih berpeluang berlanjut dengan area tersebut berfungsi sebagai zona penopang utama jika terjadi pullback.
Jika tekanan beli tetap kuat, indeks berpotensi menguji resistance 98,35 yang menjadi hambatan terdekat sebelum melanjutkan kenaikan menuju 99,20. Skenario pergerakan juga membuka peluang koreksi terbatas sebelum reli berikutnya terbentuk. Secara keseluruhan, bias teknikal jangka pendek masih cenderung positif selama harga tidak turun menembus area support kunci.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.